Morut Terus Mengoptimalkan Tata Kelola Keuangan untuk Jaga Kepercayaan Publik
Bupati Morowali Utara, Delis J. Hehi, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut), Sulawesi Tengah terus berupaya mengoptimalkan tata kelola keuangan daerah untuk menjaga kepercayaan publik serta sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah secara tepat dan transparan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Transparansi Keuangan Sebagai Prioritas Utama
Bupati Delis menjelaskan bahwa transparansi telah menjadi fokus utama pemerintahan di Morowali Utara, yang dibuktikan dengan prestasi mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025. Pencapaian ini merupakan yang ketujuh kalinya sejak 2018 dan menjadi pijakan kuat dalam pengelolaan keuangan daerah secara efisien.
Kunci Keberhasilan: Konsistensi dan Kolaborasi
Delis menegaskan bahwa konsistensi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui proses pengayaan program dan kerja yang baik sebagai pendukung pengelolaan keuangan yang transparan. Pemkab Morut terus melakukan digitalisasi sistem, penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah untuk mengoptimalkan tata kelola anggaran yang sehat.
Digitalisasi sistem menjadi salah satu langkah kunci untuk meminimalisir risiko penyalahgunaan dan mempercepat pelayanan publik. Selain itu, kolaborasi lintas sektor baik internal maupun eksternal pemerintah daerah juga menjadi poin penting dalam menjaga konsistensi pengelolaan keuangan yang sehat.
Bupati Delis optimis bahwa dengan langkah-langkah yang telah diambil, Pemkab Morut dapat meraih kembali opini WTP dari BPK pada tahun 2026. Hal ini sebagai bukti bahwa penggunaan anggaran daerah telah tepat sasaran dan laporan keuangan sesuai dengan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan.


