Grab telah memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) pada acara GrabX 2026 di Jakarta. Inovasi ini menandai langkah strategis Grab dalam mengubah aplikasinya menjadi “panduan cerdas sehari-hari” bagi jutaan pengguna di Asia Tenggara. Peluncuran ini menunjukkan komitmen Grab dalam memanfaatkan AI untuk menyederhanakan aktivitas harian, meningkatkan mobilitas, dan mendukung produktivitas usaha mitra mereka. Dibangun di atas Grab Intelligence Layer, sistem AI yang menggunakan data dari lebih dari 20 miliar perjalanan dan transaksi dalam ekosistem Grab.
Chief Product Officer Grab, Philipp Kandal, menekankan pentingnya manfaat langsung bagi pengguna dari penggunaan AI. Ada 13 fitur yang diperkenalkan dengan tiga fokus utama: kehidupan sehari-hari, perjalanan, dan pemberdayaan usaha. Dalam kehidupan sehari-hari, fitur seperti Group Ride dan Grab AI Assistant memudahkan pengguna dalam berbagi perjalanan dan merencanakan aktivitas sehari-hari. Sementara itu, dalam sektor perjalanan, Grab telah memperluas layanannya dengan fitur personalisasi perjalanan dan Discover yang membantu pengguna menemukan rekomendasi kuliner berdasarkan preferensi mereka. Grab juga memperkuat ekosistem usaha dengan teknologi AI, seperti Virtual Store Manager untuk mitra merchant dan Driver AI Assistant untuk pengemudi.
Seluruh inovasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman teknologi yang ramah pengguna dan mudah dipahami. Melalui program Early Access, Grab memberikan kesempatan kepada lebih dari 200.000 pengguna untuk mencoba fitur baru lebih awal dan memberikan masukan yang berharga untuk pengembangan aplikasi. Dengan ini, Grab berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.


