6.678 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi May Day di DPR
Pada Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026, sebanyak 6.678 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Personel tersebut terdiri dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI, pamdal, dan satuan kamtibmas.
Pendapat Massa
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menjelaskan bahwa massa aksi yang diperkirakan berjumlah 5.000 orang akan disertai pengawalan oleh personel gabungan tersebut. Massa aksi berasal dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Massa aksi diimbau untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya secara tertib dan tetap menjaga keamanan. Budi menekankan pentingnya agar para buruh dan komponen lain yang ikut dalam aksi tersebut tidak merusak fasilitas umum di sekitar area Gedung DPR/MPR.
Pemantauan Informasi
Budi juga mengimbau masyarakat yang hendak melintasi area sekitar gedung parlemen untuk memantau informasi secara berkala. Diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan dan mobilisasi orang sehubungan dengan aksi May Day.
Masyarakat yang tidak memiliki kebutuhan mendesak juga diimbau untuk menghindari ruas jalan di sekitar Gedung DPR/MPR. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran jalannya aksi serta pengawalan.
Dengan adanya pengawalan dan imbauan tersebut, diharapkan aksi May Day tahun ini dapat berjalan lancar dan aspirasi dari para buruh dapat tersampaikan dengan baik tanpa adanya gangguan keamanan atau kerusakan fasilitas umum di sekitar gedung parlemen.


