Aklamasi Iqbal-Abdee Kembali Pimpin AMSI Sulteng 2026-2030
Konferensi Wilayah II Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah menutup agenda pemilihan pengurus dengan keputusan yang bulat. Muhammad Iqbal dan Abdullah K Mari resmi dipercaya memimpin AMSI Sulteng untuk periode 2026-2030 setelah ditetapkan secara aklamasi dalam forum yang digelar di Hotel Santika Palu, Sabtu (10/01).
Dipilih Tanpa Perdebatan
Penetapan pasangan Iqbal-Abdee diumumkan langsung oleh Pimpinan Sidang Konferwil, Basri Marzuki, usai seluruh peserta menyatakan persetujuan tanpa keberatan. Proses yang berjalan lancar itu menunjukkan adanya kesepahaman di antara anggota AMSI Sulteng mengenai arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Keputusan aklamasi tersebut sekaligus menandai kepercayaan penuh para peserta konferwil kepada duet yang dinilai sudah memahami kebutuhan organisasi dan tantangan media siber di daerah. Dengan mandat baru ini, AMSI Sulteng memasuki periode kerja yang menuntut konsolidasi internal dan langkah-langkah yang lebih terarah.
Iqbal: Masih Banyak Pekerjaan yang Harus Diselesaikan
Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya bersama Abdullah K Mari. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab untuk melanjutkan pekerjaan organisasi yang belum selesai.
Menurut Iqbal, AMSI Sulteng masih memiliki sejumlah agenda penting yang perlu didorong bersama. Karena itu, ia berharap seluruh anggota dan pengurus dapat menjaga kekompakan agar target organisasi bisa dicapai secara maksimal.
Abdee Minta Dukungan Penuh dari Seluruh Anggota
Senada dengan Iqbal, Abdullah K Mari menilai tugas yang diemban ke depan membutuhkan dukungan luas dari seluruh unsur organisasi. Ia menekankan bahwa program-program prioritas AMSI Sulteng tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif anggota dan pengurus.
Abdullah juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan Iqbal untuk kembali memimpin AMSI Sulteng. Dengan dukungan bersama, ia berharap kepengurusan periode 2026-2030 dapat bekerja lebih efektif dan memberi manfaat bagi ekosistem media siber di Sulawesi Tengah.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


