Pemprov Sulteng Mendukung Operasi Trisila TNI AL untuk Keamanan Maritim
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memberikan apresiasi terhadap Operasi Trisila Tahap II TNI Angkatan Laut tahun 2026 sebagai langkah untuk memperkuat keamanan maritim di Selat Makassar. Selat Makassar dikenal sebagai jalur pelayaran strategis nasional yang memiliki peranan penting dalam perdagangan, pertahanan, dan keamanan negara.
Upaya Mempertahankan Keamanan di Selat Makassar
Anwar Hafid menyatakan bahwa Operasi Trisila merupakan bagian dari strategi untuk menjaga wilayah perairan Indonesia, khususnya di Selat Makassar yang termasuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dengan nilai strategis yang tinggi. Beliau menegaskan pentingnya pengelolaan yang baik terhadap Selat Makassar guna memberikan manfaat yang optimal bagi negara dan daerah.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung upaya penguatan keamanan maritim yang dilakukan oleh TNI AL di wilayah tersebut. Selain itu, Anwar Hafid berencana untuk mengadakan pertemuan antar gubernur yang memiliki wilayah sepanjang Selat Makassar guna membahas potensi pengembangan kawasan tersebut secara bersama-sama.
Sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI AL
Gubernur juga tidak lupa untuk mengapresiasi jajaran TNI AL yang telah konsisten menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia melalui berbagai operasi dan latihan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI perlu terus diperkuat guna mendukung keamanan wilayah serta pembangunan daerah.
Operasi Trisila Tahap II TNI AL di Sulawesi Tengah juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial seperti pemeriksaan kesehatan, donor darah, pembagian sembako, pengenalan kapal perang, aksi peduli lingkungan, dan latihan pendaratan amfibi pasukan marinir di Pantai Talise, Kota Palu. Seluruh kegiatan ini melibatkan kapal perang, helikopter, dan personel TNI Angkatan Laut.


