Kecewa dengan Lambannya Proses Pengadaan Pemerintah, Rekanan di Poso Meminta Kepastian
Para rekanan di Kabupaten Poso merasa kecewa dengan lambannya proses pengadaan pemerintah, yang akhirnya membuat ASPEKINDO Poso memberikan tanggapannya. Mereka yang telah memenuhi semua persyaratan administrasi mempertanyakan kelancaran proses pengadaan yang dianggap tidak jelas dan menghambat aktivitas bisnis.
Keberatan terhadap Ketidakpastian Proses Pengadaan
Sejumlah pelaku usaha telah memastikan kepatuhan mereka terhadap aturan pemerintah mulai dari legalitas perusahaan, perpajakan, hingga program BPJS Ketenagakerjaan. Namun, mereka masih menemui hambatan dalam menunggu kejelasan terkait proses pengadaan yang sedang berlangsung di berbagai instansi pemerintah daerah.
Ketua ASPEKINDO Poso, A. Sukri Mappatoba, menegaskan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari anggota yang merasa terkatung-katung. Ketidakpastian tersebut tidak hanya menghalangi usaha mereka, tetapi juga menimbulkan keraguan mengenai konsistensi pelaksanaan sistem pengadaan barang dan jasa.
Tuntutan atas Kepastian Hukum
Sukri menekankan pentingnya sistem pengadaan memberikan kepastian yang sama kepada semua perusahaan yang memenuhi syarat. Proses yang kurang jelas berpotensi merusak kepercayaan para pelaku usaha terhadap profesionalisme proses pengadaan yang dilakukan oleh pemerintah setempat.
Ia berharap agar semua pihak memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap tahapan pengadaan. Kepastian ini sangat penting untuk menjaga iklim investasi yang sehat dan memberikan rasa keadilan bagi pengusaha lokal di Kabupaten Poso.


