Upaya Percepatan Penyaluran Dana Bagi Hasil Provinsi Sulawesi Tengah Dibahas di DPR RI
PALU, MAL – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulteng melakukan konsultasi dengan Badan Anggaran DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Percepatan Penyaluran Dana Bagi Hasil
Pertemuan tersebut membahas percepatan penyelesaian Dana Bagi Hasil (DBH) yang masih kurang disalurkan ke Sulawesi Tengah. Hal ini untuk mengatasi dampak keterbatasan alokasi pada program pembangunan daerah di Provinsi tersebut.
Rombongan dari Sulteng yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sulteng Arnila H. Moh. Ali dan Wakil Ketua II DPRD Sulteng Syarifuddin Hafid diterima oleh Wakil Ketua Banggar DPR RI H. Muhidin M. Said bersama Anggota Komisi V DPR RI Hamka Baco Kady untuk membahas isu tersebut.
Skema Pembagian DBH dan Penyelesaian Masalah Kurang Bayar
Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulteng menyampaikan bahwa alokasi DBH tahun berjalan masih terbatas, mengakibatkan kesulitan dalam membiayai sejumlah program pembangunan, terutama proyek infrastruktur penting di daerah.
Langkah-langkah penanganan masalah kurang salur atau kurang bayar DBH nasional menjadi fokus pembahasan, bersama skema pembagian antara daerah penghasil dan non-penghasil. Selain itu, mekanisme pembayaran transisi dalam menunggu regulasi terbaru juga menjadi isu penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Peran Sumber Daya Alam dalam Perekonomian Daerah
Pembahasan DBH mineral dan royalti hasil hilirisasi dianggap krusial bagi Sulawesi Tengah, mengingat peran sektor sumber daya alam dalam mendukung perekonomian daerah. Melalui konsultasi ini, diharapkan akan ditemukan solusi konkret untuk mengatasi masalah kurang salur DBH dan memastikan likuiditas fiskal daerah tetap terjaga.
Sinergi antara pemerintah daerah dan parlemen pusat diharapkan mempercepat penyelesaian kewajiban penyaluran DBH, serta memberikan dukungan fiskal yang lebih kuat bagi Sulawesi Tengah dalam melanjutkan program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Media Alkhairaat


