Universitas Tadulako Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Mahasiswa Baru
Universitas Tadulako (Untad) mengungkapkan duka yang mendalam atas kepergian mahasiswa baru dengan inisial FS akibat kecelakaan lalu lintas di Kelurahan Kasiguncu, Kabupaten Poso. FS dikabarkan mengalami kecelakaan setelah mengikuti pemeriksaan kesehatan di Untad, Kota Palu, dan akhirnya berpulang pada Senin (27/4).
Rektor Untad Mengungkapkan Rasa Duka
Rektor Untad, Prof. Amar, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tragis ini. Doa pun dilayangkan untuk almarhum semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara itu, seluruh warga akademika juga turut berduka cita dan menyampaikan simpati kepada keluarga FS.
Sebagai langkah yang tanggap, Untad memutuskan untuk mengembalikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebelumnya sudah dibayarkan oleh almarhum. Keputusan ini diambil mengingat FS belum sempat mengikuti proses perkuliahan secara aktif sebelum kepergian tragisnya.
Langkah pengembalian UKT tersebut dipandang sebagai wujud komitmen kampus dalam menjunjung nilai kemanusiaan dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang tengah berduka.
Klarifikasi terkait Pemeriksaan Kesehatan
Di sisi lain, terkait pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi calon mahasiswa baru, Untad menegaskan kebijakan yang bersifat fleksibel. Tidak semua calon mahasiswa dari luar daerah diwajibkan untuk hadir lebih awal, kecuali untuk program studi tertentu seperti Kedokteran.
Pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan pada saat mahasiswa telah berada di kampus, termasuk saat mengikuti acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Untad menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi memastikan kevalidan dokumen kesehatan dalam proses administrasi penerimaan mahasiswa baru.
Untuk itu, pihak universitas mengimbau masyarakat agar bijak dalam menanggapi informasi yang beredar serta tidak membuat asumsi yang tidak sesuai dengan kebijakan resmi kampus.


