Realisasi program cetak sawah baru di Kabupaten Donggala telah mencapai sekitar 80 hektare dari total lahan yang dikontrakkan seluas 112 hektare. Program tersebut didukung oleh Kementerian Pertanian dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan. Luas lahan program cetak sawah baru mengalami perubahan setelah adendum, dari usulan 800 hektare menjadi 112 hektare akibat sejumlah faktor seperti lahan yang masuk dalam kawasan hutan lindung dan areal perkebunan milik masyarakat. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Donggala, Bambang Widiyanto, menyatakan bahwa target penyelesaian program ini ditetapkan pada akhir Februari 2026, lebih cepat dibandingkan daerah lain di Sulawesi Tengah yang memiliki batas waktu hingga 31 Maret 2026. Meskipun anggaran program mencetak sawah baru di Donggala mencapai sekitar Rp3 miliar, namun angka tersebut menurun signifikan setelah penyesuaian luasan lahan. Sebelumnya, perkiraan anggaran saat program diusulkan dengan luasan 800 hektare adalah sekitar Rp24,9 miliar.


