Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sedang mempercepat proses digitalisasi di sektor pelayanan publik. Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya pelayanan yang tidak lagi manual, namun harus berbasis digital. Ia menekankan bahwa semua urusan masyarakat harus bisa diselesaikan secara digital tanpa harus bertemu langsung. Selain itu, gubernur juga menyoroti pentingnya pembenahan data yang valid dan mutakhir agar perencanaan pembangunan daerah lebih akurat.
Anwar Hafid juga meminta para pejabat dan OPD untuk bekerja aktif dan mendukung program digitalisasi yang telah ditargetkan dalam waktu tiga bulan ke depan. Ia berencana menerapkan merit system berbasis prestasi sebagai bentuk penilaian kinerja yang objektif dan adil. Gubernur Sulteng juga mendorong semua pejabat untuk berinovasi, dan bahkan menawarkan dukungan anggaran dan promosi jabatan bagi yang mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan proses digitalisasi di pemerintahan Sulteng dapat berjalan lancar dan efisien untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.


