Generasi Z Pilih Naik Kereta Api demi Lingkungan
Jakarta – Perjalanan dengan kereta api semakin diminati oleh generasi Z di Indonesia. Mereka tidak hanya memanfaatkan transportasi ini untuk mobilitas, namun juga sebagai wujud kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Survei Menunjukkan Tren Baru
Hasil survei yang dilakukan oleh Kantor Berita ANTARA pada momen Lebaran mengungkap bahwa pemudik yang memilih kereta api terus bertambah, terutama didominasi oleh generasi produktif yang memperhatikan aspek keberlanjutan.
Dalam kurun waktu 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat jumlah penumpang mencapai lebih dari 500 juta, atau setara dua kali lipat jumlah penduduk Indonesia. Pada kuartal pertama 2026, angka tersebut terus meningkat mencapai sekitar 128 juta.
KAI memproyeksikan pertumbuhan sebesar 6-8 persen, namun terdapat segmen-segmen tertentu yang tumbuh jauh di atas target. Kereta jarak jauh dan lokal mengalami peningkatan lebih dari 15 persen, sedangkan KRL dan LRT juga tumbuh di atas 10 persen.
KAI Investasi pada Layanan dan Keamanan
Untuk menjaga kepuasan pelanggan, KAI berusaha mendengarkan suara pelanggan melalui sistem Customer License Management. Hasilnya, sebanyak 12,6 juta suara pelanggan telah direspon dan dijadikan dasar untuk memperbaiki program-program layanan.
Tak hanya itu, KAI juga berinvestasi dalam sistem CCTV analitik untuk menangani kasus-kasus pelecehan seksual. Meskipun jumlah kasusnya relatif kecil, KAI memandang serius dampak negatif yang dapat ditimbulkannya.
Ke depan, KAI tengah mempersiapkan berbagai langkah strategis, seperti elektrifikasi KRL ke arah Karawang dan Merak, reaktivasi jalur-jalur lama, serta integrasi layanan antarmoda dengan Transjakarta dan ojek online.
Dengan semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan, KAI berharap dapat menjadi operator kereta kelas dunia. Selain itu, KAI juga mempertimbangkan untuk mengoperasikan kereta di negara lain, menjadikannya satu-satunya negara di ASEAN dengan kereta cepat yang dioperasikan sepenuhnya oleh masinis Indonesia.
Naik kereta api bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga tentang memberi kontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Generasi Z di Indonesia telah membuktikan bahwa mereka peduli dengan masa depan Indonesia, dan naik kereta api menjadi bagian dari langkah awal mereka dalam menyelamatkan bumi dari polusi.


