Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Tengah Mundur
Kejutan terjadi di panggung politik Sulawesi Tengah dengan pengunduran diri Ketua DPD Partai Hanura setelah 18 tahun berkiprah.
Pengunduran Diri Hadianto Rasyid
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPD Hanura Sulawesi Tengah, Frits Sem A. Kandori. Surat pengunduran diri Hadianto telah disampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura pada awal Juni 2026.
Frits memastikan bahwa keputusan tersebut tidak terkait dengan masalah internal partai dan hubungan antar pengurus serta kader tetap harmonis.
Keputusan di Tengah Tahapan Verifikasi Partai
Sebagai reaksi terhadap pengunduran tersebut, Frits menyatakan penghormatan namun juga menyayangkan keputusan tersebut di tengah tahapan verifikasi partai politik.
Berita pengunduran Hadianto muncul setelah pertemuan DPP Hanura dengan ketua dan sekretaris DPD serta DPC Hanura kabupaten/kota pada 8 Juni 2026. Keputusan tersebut mengakhiri perjalanan politik Hadianto bersama Hanura yang berlangsung hampir dua dekade.
Isu Bergabung dengan Partai Gerindra
Seiring dengan kabar pengunduran diri, isu bergabungnya Hadianto ke Partai Gerindra mulai mencuat. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, menyatakan tidak mengetahui rencana tersebut.
Longki mengungkapkan bahwa Hadianto belum pernah membicarakan hal tersebut dengannya. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Hadianto terkait alasan pengunduran diri dan isu kepindahannya ke partai lain.


