Huawei Qingyun L420z vs MacBook Neo: Ini Perbedaannya

Huawei Qingyun L420z hadir sebagai laptop bisnis tipis dengan layar OLED 2,8K, baterai 70 Wh, serta konektivitas yang lebih beragam. Perangkat ini memiliki karakter berbeda dari MacBook Neo milik Apple, yang lebih ringan dan menggunakan chip A18 Pro.

Layar lebih besar dengan panel OLED

Qingyun L420z dibekali layar sentuh OLED berukuran 14,2 inci dengan resolusi 2.880 x 1.920 piksel. Panel tersebut menggunakan rasio aspek 3:2, rasio layar ke bodi 91 persen, dan tingkat kecerahan hingga 450 nit.

Huawei juga membekali layar itu dengan refresh rate hingga 120 Hz, cakupan warna 100 persen sRGB dan 100 persen P3. Berdasarkan pengujian internal perusahaan, tingkat akurasi warnanya memiliki nilai rata-rata Delta E di bawah 1.

MacBook Neo mengusung layar Liquid Retina 13 inci beresolusi 2.408 x 1.506 piksel. Panel IPS tersebut memiliki tingkat kecerahan hingga 500 nit dan mendukung tampilan 1 miliar warna. Dengan ukuran 14,2 inci dan rasio 3:2, Qingyun L420z menawarkan bidang tampilan yang lebih besar untuk kebutuhan produktivitas.

Baterai 70 Wh dan spesifikasi yang belum sepenuhnya diungkap

Salah satu aspek yang ditonjolkan Huawei adalah kapasitas baterai. Qingyun L420z menggunakan baterai lithium polymer 70 Wh. Dalam pengujian laboratorium Huawei, laptop ini diklaim mampu memutar video lokal 1080p selama lebih dari 14 jam.

Perangkat tersebut juga mendukung pengisian cepat. Dengan adaptor bawaan, baterainya dapat terisi hingga 25 persen dalam waktu sekitar 15 menit. Sebagai pembanding, MacBook Neo membawa baterai 36,5 Wh. Apple mengklaim perangkatnya dapat digunakan untuk streaming video hingga 16 jam atau menjelajah internet secara nirkabel hingga 11 jam.

Untuk memori, Qingyun L420z menggunakan LPDDR5x dengan konfigurasi quad-channel dan penyimpanan SSD. Huawei menyebut kombinasi itu ditujukan untuk mendukung pembukaan file berukuran besar serta penggunaan aplikasi produktivitas. Namun, jenis prosesor yang digunakan belum dicantumkan secara lengkap dalam spesifikasi resmi yang tersedia.

Huawei menawarkan perangkat tersebut dengan sistem operasi Galaxy Kylin OS V10 dan Tongxin OS V20. Sementara itu, MacBook Neo mengandalkan chip Apple A18 Pro dengan CPU enam inti, GPU lima inti, dan Neural Engine 16 inti. Apple menyediakan pilihan SSD 256 GB dan 512 GB dengan memori terintegrasi 8 GB.

Port lebih lengkap, tetapi harga belum diumumkan

Qingyun L420z memiliki satu port USB-C, dua USB-A, HDMI, jack audio 3,5 mm, serta RJ45 untuk jaringan kabel. Laptop ini juga mendukung Wi-Fi dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz, Bluetooth 5.2, kamera 1080p, keyboard dengan lampu latar, touchpad besar, dan sensor sidik jari pada tombol daya.

Untuk privasi, kamera dan mikrofon dilengkapi sakelar fisik. MacBook Neo memiliki dua port USB-C dan jack headphone 3,5 mm, dengan dukungan Wi-Fi 6E, Bluetooth 6, serta kamera FaceTime HD 1080p.

Dari sisi desain, Qingyun L420z berukuran 312,6 x 226,8 x 14,5 milimeter dengan bobot sekitar 1,32 kilogram. Bodi logamnya dirancang untuk mobilitas dan produktivitas. MacBook Neo berukuran 29,75 x 20,64 x 1,27 sentimeter dengan bobot 1,23 kilogram, serta tersedia dalam warna Silver, Blush, Citrus, dan Indigo.

Huawei belum mencantumkan harga resmi Qingyun L420z maupun mengumumkan secara rinci ketersediaannya di pasar internasional, termasuk Indonesia. MacBook Neo sendiri diperkenalkan Apple pada Maret 2026 sebagai MacBook dengan harga lebih terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait