Kisah Kenaikan Pangkat Pramuka Pahlawan di Lebanon

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta kepada tiga prajurit yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon serta santunan untuk keluarga mereka. Ketiga prajurit tersebut, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ikhwan, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, telah diberikan penghargaan Medal Dag Hammarskjold dan santunan yang termasuk beasiswa pendidikan untuk anak-anak mereka. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan bahwa keluarga prajurit yang gugur juga akan menerima gaji terusan selama 12 bulan serta pensiun janda setelah periode tersebut berakhir. Prajurit yang gugur tersebut dipastikan telah menerima penghormatan yang layak sebagai bentuk pengakuan atas pengorbanan mereka dalam menjalankan tugas negara. Hingga saat ini, TNI masih menunggu hasil investigasi dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terkait serangan yang menewaskan tiga anggotanya. Mabes TNI berharap bahwa santunan tersebut dapat meringankan beban perekonomian keluarga prajurit yang telah berjuang untuk menjaga perdamaian di Lebanon.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait