Legislator Donggala Ajak Masyarakat Labuan Jaga Persatuan dengan Halalbihalal

Legislator Donggala Ajak Masyarakat Labuan Jaga Persatuan Lewat Halalbihalal

Tiga kerukunan besar di Kecamatan Labuan menggelar halalbihalal pada malam minggu sebagai ruang temu bersama yang mempertemukan warga lintas unsur. Kegiatan itu diinisiasi oleh Keluarga Besar Lapintjara, Keluarga Besar Lamakatutu, dan Keluarga Besar Habie, dengan kehadiran anggota DPRD Donggala Jinurain Lamakatutu, unsur pemerintahan kecamatan dan desa, tokoh masyarakat dari tujuh desa se-Kecamatan Labuan, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Acara yang mengusung tema “Sucikan Hati, Sambung Silaturahmi, Menggapai Ridho Ilahi” ini tidak hanya menjadi ajang saling bermaafan, tetapi juga menegaskan kembali pentingnya menjaga kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk. Dalam suasana yang hangat, momentum tersebut dimaknai sebagai penguat hubungan sosial antarwarga yang selama ini hidup berdampingan dalam satu wilayah.

Silaturahmi Jadi Ruang Merawat Kebersamaan

Jinurain Lamakatutu, yang juga legislator dari PDIP, menilai halalbihalal tidak boleh dipahami sebatas tradisi rutin setelah hari raya. Menurutnya, kegiatan semacam ini punya nilai yang lebih besar karena membuka ruang untuk merawat hubungan kekeluargaan, memperkuat rasa saling percaya, dan menjaga persatuan di tingkat akar rumput.

Ia mengajak seluruh peserta yang hadir untuk terus memelihara sikap saling menghargai dan mengedepankan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi Jinurain, persatuan di Kecamatan Labuan harus dijaga bersama, bukan hanya lewat seremoni, tetapi juga melalui sikap dan tindakan yang mencerminkan kepedulian antarwarga.

Pesan Persatuan untuk Warga Tujuh Desa

Kehadiran tokoh adat, tokoh agama, perangkat pemerintahan, dan masyarakat dari tujuh desa se-Kecamatan Labuan menunjukkan bahwa halalbihalal masih memiliki tempat penting sebagai perekat sosial. Di tengah keberagaman yang ada, pertemuan itu menjadi pengingat bahwa harmoni warga dibangun dari komunikasi yang baik, penghormatan terhadap perbedaan, dan komitmen untuk tetap rukun.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, hubungan antar kerukunan di Kecamatan Labuan diharapkan semakin erat. Suasana kebersamaan yang terbangun juga memberi sinyal kuat bahwa masyarakat Donggala masih menempatkan persaudaraan sebagai modal utama dalam menjaga kehidupan yang damai dan saling mendukung.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Berita POpuler

Berita Terkait