Arus balik dan pergerakan penumpang di Pelabuhan Donggala kembali menunjukkan tingginya mobilitas warga usai Lebaran 2026. Kapal KM Dharma Kencana menjadi salah satu armada yang membawa rombongan besar dari dua rute utama, yakni Surabaya-Balikpapan-Donggala. Total 1.163 orang tercatat turun di pelabuhan tersebut setelah menempuh perjalanan laut.
Ribuan Penumpang Tiba di Donggala
Manager PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Palu, Wawan, menjelaskan bahwa dari rute Balikpapan-Donggala terdapat 591 penumpang yang turun. Rinciannya terdiri dari 504 orang dewasa, 63 anak-anak, dan 24 bayi. Sementara itu, dari rute Surabaya-Donggala, jumlah penumpang yang tiba mencapai 572 orang, dengan komposisi 471 dewasa, 86 anak-anak, dan 15 bayi.
Data tersebut menunjukkan bahwa perjalanan mudik melalui jalur laut masih menjadi pilihan penting bagi banyak warga, terutama mereka yang membawa keluarga dan barang bawaan dalam jumlah besar. Situasi di pelabuhan pun berlangsung padat, namun tetap terkendali.
183 Kendaraan Ikut Diturunkan
Tak hanya penumpang, KM Dharma Kencana juga menurunkan 183 unit kendaraan di Pelabuhan Donggala. Dari rute Balikpapan-Donggala, terdapat 100 kendaraan dengan berbagai golongan. Adapun dari rute Surabaya-Donggala, jumlah kendaraan yang turun mencapai 83 unit dengan rincian golongan yang juga beragam.
Wawan menyebut seluruh proses bongkar muat berjalan tertib. Para penumpang mengikuti arahan petugas dan tetap memperhatikan barang bawaan masing-masing saat keluar dari kapal. Kondisi ini membantu kelancaran arus kedatangan di pelabuhan setelah perjalanan panjang antarpulau.
Situasi Tetap Terkendali di Pelabuhan
Meski jumlah penumpang dan kendaraan cukup besar, proses kedatangan di Pelabuhan Donggala berlangsung tanpa gangguan berarti. Ketertiban penumpang menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelayanan, terutama pada momen setelah Lebaran ketika volume perjalanan biasanya meningkat.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


