OpenAI telah meluncurkan paket berlangganan baru bernama ChatGPT Pro seharga 100 dolar AS per bulan atau sekitar Rp1,7 juta. Hal ini dianggap sebagai strategi yang dilakukan OpenAI untuk memperkuat persaingannya dengan Anthropic yang sebelumnya telah menghadirkan paket serupa melalui layanan Claude. Dengan peluncuran ChatGPT Pro, struktur harga OpenAI mengalami perubahan dari sebelumnya hanya memiliki tiga tier utama menjadi lebih beragam. Paket baru ini didesain khusus untuk pengguna profesional yang memerlukan performa tinggi namun tidak memerlukan kapasitas ekstrem. Pengguna ChatGPT Pro akan mendapatkan kapasitas penggunaan hingga lima kali lebih besar dibandingkan dengan paket Plus, serta peningkatan penggunaan fitur coding seperti Codex hingga 10 kali lipat dalam periode tertentu. Selain itu, pelanggan ChatGPT Pro juga akan mendapatkan akses ke berbagai fitur lanjutan seperti model AI terbaru, kemampuan deep research, pembuatan gambar, unggah file, dan fitur memori yang mendukung alur kerja berkelanjutan. Langkah OpenAI ini ditujukan untuk memperluas penetrasi di segmen developer dan enterprise, dengan harapan dapat menarik pengguna profesional yang membutuhkan fleksibilitas sekaligus efisiensi biaya. Meskipun menawarkan akses luas ke model seperti GPT-5 dan model legacy, OpenAI tetap memberlakukan batasan penggunaan sesuai kebijakan layanan, termasuk larangan berbagi akun dan pembatasan penggunaan berlebihan.


