Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah tersebut. Bupati Poso Verna G.M. Inkiriwang dan Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga, dan Sosial Budaya Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Tanozisochi Las baru-baru ini menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso yang baru. Verna G.M. Inkiriwang menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam menghadirkan fasilitas kesehatan yang representatif, modern, dan berstandar nasional. Kerja sama ini merupakan hasil dari koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Poso dan pemerintah pusat untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Melalui penandatanganan PKS ini, diharapkan pembangunan RSUD Poso baru dapat berjalan dengan lancar, mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Dalam perjanjian tersebut, disepakati beberapa poin penting terkait pembangunan RSUD Poso Baru sebagai ruang perawatan. Proyek pembangunan ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Pusat dengan nilai kontrak sekitar Rp199 miliar, dan dijadwalkan berlangsung dari tahun 2026 hingga 2027. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diakui sebagai kunci utama dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat. Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga, dan Sosial Budaya Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Tanozisochi Las juga mengapresiasi ketekunan dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Poso dalam mengawal pembangunan RSUD baru, sejalan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.


