PAN Sulteng Evaluasi Pengurus dalam Persiapan Pemilu 2029

Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah mulai mengencangkan mesin partai jauh sebelum Pemilu 2029 tiba. Melalui rapat evaluasi pengurus yang dirangkai dengan koordinasi persiapan pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I, DPW PAN Sulteng menegaskan bahwa kerja organisasi tak boleh berjalan setengah hati jika ingin tampil kuat pada kontestasi politik mendatang.

Evaluasi Pengurus Jadi Sinyal Pembenahan Internal

Rapat yang dipimpin Ketua DPW PAN Sulteng, Sarifuddin Sudding, itu dihadiri jajaran pengurus DPW serta perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN dari kabupaten dan kota se-Sulteng. Dalam forum tersebut, Sarifuddin menekankan pentingnya kesiapan partai bukan hanya di atas kertas, tetapi juga pada kerja nyata di lapangan, mulai dari konsolidasi struktur hingga penguatan logistik partai.

Menurutnya, PAN Sulteng tidak ingin terlambat membaca kebutuhan organisasi. Karena itu, pengurus yang dinilai kurang aktif ikut menjadi perhatian. Evaluasi dilakukan agar struktur partai tetap bergerak, sementara mereka yang tak memenuhi standar akan segera diganti. Langkah ini disebut penting untuk menjaga ritme kerja partai tetap solid menjelang tahapan politik yang makin padat.

Soliditas Kader Disiapkan Sejak Dini

Selain pembenahan internal, rapat juga menyoroti hal-hal teknis yang kerap menentukan kesiapan partai, seperti pengadaan atribut dan fasilitas pendukung. Sarifuddin menegaskan bahwa soliditas dan militansi kader menjadi kunci jika PAN Sulteng ingin mencapai target pemenangan.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk lebih terbuka menunjukkan identitas kepartaian, termasuk dengan memasang atribut PAN di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kebanggaan sebagai kader harus tampak dalam tindakan sehari-hari, bukan hanya saat momentum politik tiba.

Pelantikan dan Rakerwil Masuk Agenda Penting

Dalam rapat tersebut, pembahasan juga mengerucut pada jadwal pelantikan pengurus, kontribusi DPD, serta peran anggota DPRD PAN se-Sulteng. Seluruh unsur itu diminta ikut memastikan persiapan organisasi berjalan matang dan terukur.

Dengan agenda evaluasi dan koordinasi yang berlangsung sejak dini, PAN Sulteng ingin membangun fondasi yang lebih rapi menghadapi Pemilu 2029. Bagi partai ini, masa depan elektoral tampaknya tidak akan ditentukan oleh kerja mendadak, melainkan oleh disiplin organisasi yang dibenahi dari sekarang.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Berita POpuler

Berita Terkait