Sulteng Dukung Pemerataan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil
Di tengah kebutuhan akan tenaga medis yang merata di seluruh wilayah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen untuk mendorong pemerataan dokter spesialis. Langkah ini diambil melalui kebijakan afirmasi pendidikan spesialis untuk putra-putri daerah serta dokter dari wilayah terpencil.
Komitmen Wagub Sulteng
Wakil Gubernur Sulteng, Reny A. Lamadjido menyatakan pentingnya menyeimbangkan jumlah dokter spesialis di berbagai daerah. Menurutnya, mendukung putra-putri daerah agar menempuh pendidikan spesialis dan kemudian mengabdi di daerahnya adalah langkah yang tepat.
Dalam acara Pelantikan Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) Sulteng periode 2025–2028, Wagub Sulteng menekankan perlunya dukungan dari organisasi profesi dokter. Tujuannya adalah agar kebijakan afirmasi pendidikan spesialis dapat lebih maksimal dalam mendorong ketersediaan dokter spesialis di wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Pentingnya Pemerataan Tenaga Dokter
Reny juga menyoroti pentingnya adanya dokter spesialis di wilayah kepulauan, seperti Kabupaten Banggai Laut yang masih terbatas jumlah tenaga medisnya. Dengan adanya dokter spesialis yang merata, diharapkan pelayanan kesehatan berkualitas tidak hanya terpusat di Kota Palu, melainkan juga dapat dinikmati oleh masyarakat di daerah terpencil.
Keberadaan dokter spesialis anestesi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) juga dianggap sangat vital. Standar minimal RSUD mengharuskan adanya beberapa layanan spesialis dasar dan penunjang, termasuk anestesiologi sebagai salah satu yang tak boleh kosong.
Dukungan penuh dari Wagub Sulteng untuk mengembangkan kompetensi dokter spesialis anestesi, termasuk melalui Program Beasiswa Berani Cerdas, diharapkan dapat memperkuat sistem kesehatan dan pelayanan medis di Sulteng.


