Pemerintah Kota Palu Perkuat Sinkronisasi Data Balita untuk Penanganan Stunting
Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, melakukan langkah strategis dengan memperkuat sinkronisasi data balita guna mendukung program percepatan penanganan stunting. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, yang menekankan pentingnya keakuratan data sebagai kunci utama keberhasilan intervensi program pemerintah.
Sinergi Data untuk Program Stunting yang Tepat Sasaran
Imelda menjelaskan bahwa sinergisitas data dari berbagai sumber seperti Dukcapil, Dinas Kesehatan, puskesmas, fasilitas kesehatan, dan rumah sakit menjadi hal yang vital dalam upaya menangani stunting. Dengan memastikan keakuratan dan validitas data yang masuk ke dinas terkait, program intervensi stunting dapat tepat sasaran dan efektif.
Upaya ini ditunjukkan melalui rapat sinkronisasi data balita yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Pemerintah Kota Palu berkomitmen meningkatkan kualitas data balita sebagai dasar untuk merumuskan kebijakan dan program penanganan stunting.
Langkah Awal untuk Sistem Data yang Terintegrasi dan Terpercaya
Imelda menyoroti pentingnya sinergi antar-instansi dalam proses pengumpulan, pengolahan, dan pemutakhiran data. Integrasi data dari berbagai pihak menjadi kunci untuk menjaga keseragaman data antar-instansi dan memastikan akurasi informasi.
Meskipun masih terdapat beberapa data yang perlu diperbaiki dari sisi akurasi, langkah sinkronisasi ini dianggap sebagai langkah awal untuk memastikan konsistensi data. Pemerintah Kota Palu berharap dapat membangun sistem data yang terintegrasi dan terpercaya guna mendukung efektivitas kebijakan dalam penanganan stunting.
Melalui langkah-langkah konkret seperti rapat sinkronisasi data balita ini, Pemerintah Kota Palu menunjukkan komitmennya dalam menangani permasalahan stunting dengan pendekatan yang terukur dan terarah.


