Gubernur Sulteng Minta Polri Tingkatkan Penanganan Narkoba dan Judi Online
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, menekankan pentingnya Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk terus memperkuat upaya pemberantasan narkoba dan judi online. Menurutnya, kedua masalah tersebut masih menjadi ancaman serius yang perlu penanganan yang lebih intensif, terutama dalam rangka peringatan HUT ke-80 Bhayangkara.
Sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Anwar Hafid menegaskan bahwa Polri perlu terus mendekatkan diri pada masyarakat dan aktif dalam memberantas persoalan yang menjadi perhatian publik, seperti narkoba dan judi online. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sinergi Polri-TNI Menjaga Keamanan di Sulteng
Gubernur juga memberikan apresiasi terhadap sinergi yang baik antara Polri dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Sulawesi Tengah. Menurutnya, kerja keras keduanya telah membantu menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di daerah tersebut, terbukti dengan terselenggaranya berbagai agenda besar seperti penyampaian aspirasi masyarakat dan peringatan Hari Buruh secara aman dan tertib.
Di samping menjaga keamanan, kolaborasi antara TNI dan Polri juga berperan dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan serta berbagai agenda strategis pembangunan daerah. Upacara Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat,” sebagai komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Transformasi Polri sebagai Institusi Profesional
Dalam amanat yang dibacakan oleh Gubernur Anwar Hafid atas nama Presiden Prabowo Subianto, ditekankan pentingnya transformasi Polri menjadi institusi yang profesional, adaptif, modern, dan mampu menjawab tantangan keamanan di era digital. Presiden juga menegaskan perlunya Polri terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelayanan publik dan penegakan hukum, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kepercayaan masyarakat.
Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Kapolda Sulteng, Pangdam XIII/Merdeka, unsur Forkopimda, dan jajaran TNI-Polri serta tamu undangan lainnya.


