Ketahui Cara Penularan Virus Hanta dari Tikus ke Manusia
Penularan virus hanta merupakan hal yang perlu dicermati dengan serius. Dicky Budiman, seorang epidemiolog dari Griffith University Australia, menjelaskan bahwa virus hanta dapat menyebar melalui udara dari debu urin tikus yang mengering atau air liur tikus yang terinfeksi virus andes. Virus ini dapat menyebabkan sindrom paru yang mematikan pada manusia.
Penularan Utama Virus Hanta
Dicky Budiman menjelaskan bahwa cara penularan utama virus hanta adalah melalui udara. Hal ini terjadi ketika seseorang menghirup aerosol dari debu urin kering, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi virus hanta. Kontak langsung dengan kotoran tikus di permukaan juga dapat menyebabkan penularan virus ini. Namun, penyebaran virus hanta dari manusia ke manusia tidak terjadi secara langsung, kecuali untuk strain tertentu seperti virus andes.
Gejala dan Penanganan Virus Hanta
Gejala awal virus hanta meliputi demam, nyeri otot, dan kelemahan tubuh. Pada fase berat, virus ini dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah paru-paru, menyebabkan cairan mengisi paru-paru dan gagal napas akut. Tingkat kematian akibat virus hanta bisa mencapai 40 persen, terutama karena kerusakan parah pada paru-paru yang mengakibatkan hipoksia.
Saat ini belum ada terapi antivirus spesifik untuk virus hanta, namun penanganan suportif dapat dilakukan seperti pemberian oksigen melalui ventilator dan manajemen cairan yang ketat. Deteksi dini sangat penting untuk memperbaiki kondisi pasien dan mengurangi risiko kematian akibat virus hanta.
Dicky juga menegaskan bahwa potensi virus hanta untuk menjadi pandemi global sangat kecil karena penularannya utamanya bukan antar manusia. Oleh karena itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di tempat-tempat dengan risiko tinggi seperti kapal laut dan ruangan tertutup, merupakan langkah penting untuk mencegah penularan virus hanta.


