Penyebab Rahmat Hidayat dan Putra Erwiansyah Didegradasi PBSI

Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah Resmi Didegradasi dari Pelatnas Cipayung

Palu – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah mengumumkan keputusan untuk mendegradasi dua atlet ganda putra, Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah, dari Pelatnas Cipayung mulai 1 Agustus 2026. Hal ini disampaikan melalui akun media sosial PP PBSI setelah evaluasi pertengahan tahun menunjukkan bahwa performa keduanya belum memenuhi Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan.

Menurut pernyataan resmi PP PBSI, kedua atlet tersebut tidak lagi termasuk dalam tim nasional bulutangkis Indonesia sejak tanggal tersebut dan secara resmi meninggalkan markas besar bulutangkis nasional di Cipayung berdasarkan surat keputusan degradasi yang dikeluarkan oleh PP PBSI.

Apresiasi dan Harapan ke Depan

PP PBSI menyampaikan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan oleh Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah selama berada di Pelatnas Cipayung. Mereka juga menyampaikan harapan terbaik untuk karier kedua atlet tersebut di masa depan setelah meninggalkan pelatnas.

Keputusan degradasi ini merupakan bagian dari sistem evaluasi berbasis KPI yang diterapkan sejak awal tahun 2026. Atlet yang tidak memenuhi target performa dapat didegradasi atau dipulangkan tanpa menunggu periode tertentu.

Performa dan Prestasi Sebelumnya

Rahmat Hidayat mencatatkan prestasi baik dengan berbagai rekan satu timnya sebelum degradasi. Bersama Muhammad Rian Ardianto, mereka sempat menembus peringkat 26 dunia pada Mei 2026. Namun, setelah Thailand Masters 2026, performa mereka dianggap menurun dan tidak konsisten dalam menembus 20 besar dunia.

Sementara Muh Putra Erwiansyah pernah meraih peringkat 54 dunia bersama Daniel Edgar Marvino pada Februari 2026. Mereka juga berhasil meraih berbagai gelar dan posisi juara kedua dalam beberapa turnamen sebelumnya.

Keputusan degradasi ini menunjukkan bahwa PBSI serius dalam mengevaluasi performa atlet-atletnya demi meningkatkan prestasi bulutangkis Indonesia secara keseluruhan.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait