Percepatan Pembangunan Huntara oleh Satgas: 16.294 Rumah Tangga Mendapat Manfaat

Pembangunan hunian sementara dan penyaluran Dana Tunggu Hunian di Aceh terus dikebut di tengah kebutuhan mendesak para penyintas bencana. Dari target 16.294 unit huntara yang direncanakan, sebanyak 3.248 unit sudah rampung, sementara 13.046 unit lainnya masih dikerjakan di lapangan. Pemerintah dan tim pelaksana disebut terus memacu pekerjaan agar warga di lokasi pengungsian segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan kepastian hunian sementara.

Progres Huntara dan DTH Mulai Terlihat

Selain pembangunan huntara, skema Dana Tunggu Hunian juga menunjukkan perkembangan. Bantuan tersebut telah menjangkau 8.047 kepala keluarga, dengan sebagian penerima sudah mulai menerima pencairan. Hingga kini, 12 kabupaten/kota telah mengajukan kebutuhan huntara, sementara 16 kabupaten/kota lainnya mengajukan DTH. Data ini menunjukkan bahwa penanganan kebutuhan dasar penyintas tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada dukungan dana selama warga menunggu hunian tetap.

Sejumlah Daerah Catat Kemajuan Lebih Cepat

Beberapa wilayah tercatat memiliki progres yang relatif baik, di antaranya Aceh Tamiang, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Di daerah-daerah tersebut, penyelesaian huntara dinilai berjalan lebih memuaskan dibanding wilayah lain. Meski begitu, pekerjaan di banyak titik masih terus berlangsung dan membutuhkan koordinasi agar tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaan di lapangan.

Pemerintah Pusat Dorong Percepatan

Di tingkat pusat, upaya percepatan terus dilakukan melalui koordinasi intensif antarjajaran terkait. Fokus utamanya adalah memastikan pembangunan huntara dan penyaluran DTH berjalan lancar tanpa mengabaikan kebutuhan warga terdampak. Safrizal Zakaria Ali menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal seluruh proses ini agar masyarakat Aceh yang terkena bencana bisa segera memperoleh kepastian tempat tinggal dan dukungan yang dibutuhkan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Berita POpuler

Berita Terkait