Perkenalkan Kearifan Lokal Palu dengan Batik Kelor di Tanwir Muhammadiyah 2026

Batik Kelor Menjadi Batik Resmi Tanwir Muhammadiyah 2026

Palu, MAL – Batik Kelor menjadi simbol dari kearifan lokal Kota Palu yang diusung oleh Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah untuk diperkenalkan ke tingkat nasional melalui Persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah, H. Amin Parakkasi, mengumumkan bahwa Batik Kelor akan menjadi batik resmi dalam acara Tanwir Muhammadiyah 2026 yang akan berlangsung di Kota Palu pada 19-21 November 2026. Sulawesi Tengah dipercaya sebagai tuan rumah acara tersebut oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dengan Universitas Muhammadiyah Palu sebagai lokasi utama kegiatan.

Ikhtiar Memperkenalkan Kearifan Lokal kepada Tingkat Nasional

Amin menyatakan rasa bangganya bahwa Batik Kelor dipilih sebagai representasi dari kearifan lokal Kota Palu yang ingin diperkenalkan secara nasional melalui Persyarikatan Muhammadiyah. Hal ini menjadi langkah penting dalam mempromosikan budaya dan warisan lokal yang dimiliki oleh daerah tersebut.

Persiapan untuk Tanwir Muhammadiyah 2026 telah intens dilakukan oleh PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah. Mulai dari penataan lokasi acara, pembentukan kepanitiaan, bimbingan teknis, hingga penyiapan berbagai aspek organisasi acara, semuanya telah berjalan dengan baik.

Persiapan Menyambut Tanwir Muhammadiyah 2026

Pelaksanaan Tanwir Muhammadiyah 2026 merupakan momen penting bagi Sulawesi Tengah, karena untuk pertama kalinya daerah tersebut dipercaya sebagai tuan rumah salah satu agenda nasional Muhammadiyah. Rektor Universitas Muhammadiyah Palu, yang juga menjabat sebagai ketua penerima Tanwir, terus mematangkan persiapan untuk menyambut acara tersebut.

Tanwir merupakan forum permusyawaratan Muhammadiyah yang diadakan sebelum Muktamar. Dalam satu periode kepengurusan, Tanwir biasanya dilaksanakan minimal tiga kali. Tanwir pertama telah sukses digelar di Kupang pada tahun 2024, sementara Tanwir kedua direncanakan akan berlangsung di Kota Palu pada November 2026, dan Tanwir terakhir akan menjadi bagian dari rangkaian Muktamar Muhammadiyah yang dijadwalkan di Medan.

Diharapkan sekitar 400 peserta akan hadir dalam Tanwir Muhammadiyah 2026 di Palu, dengan tambahan ribuan peninjau dan pengunjung lainnya. Semua pihak berharap acara ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi dan kearifan lokal Sulawesi Tengah kepada masyarakat luas.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait