PKB Sulteng Pasang Target Tembus Senayan pada Pemilu 2029
PKB Sulawesi Tengah memasang sasaran yang tidak kecil untuk Pemilu 2029: merebut setidaknya satu kursi di DPR RI. Target itu ditegaskan sebagai buah dari konsolidasi internal yang lebih rapi, penguatan struktur hingga daerah, dan dorongan kader yang dinilai makin siap menghadapi pertarungan politik lima tahunan.
Konsolidasi Jadi Modal Utama
Wakil Ketua Umum PKB, Ida Fauziyah, menyampaikan harapan agar kerja-kerja organisasi yang solid bisa mengantar partai ke kursi Senayan. Dalam pandangannya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh popularitas, tetapi juga oleh kesiapan struktur dan kedisiplinan kader di lapangan. Karena itu, PKB Sulteng didorong untuk memperkuat mesin politiknya sejak dini, bukan menjelang pemilu semata.
Selain membidik kursi di DPR RI, PKB juga menyiapkan langkah untuk membentuk fraksi di seluruh DPRD kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Di level provinsi, partai ini turut membuka peluang untuk menempatkan kader pada posisi pimpinan DPRD. Arah tersebut menunjukkan bahwa PKB tidak sekadar mengejar hasil elektoral, tetapi juga ingin memperluas pengaruh politiknya di lembaga legislatif daerah.
Pengukuhan Pengurus Jadi Titik Awal
Agenda pengukuhan kepengurusan PKB Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031 di Palu menjadi momen penting dalam langkah itu. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), yang dihadiri pengurus pusat maupun daerah. Forum ini dipakai untuk menyatukan arah gerak partai sekaligus memperkuat koordinasi sampai ke tingkat kabupaten/kota.
Melalui penguatan struktur organisasi, PKB Sulteng berharap bisa membangun fondasi yang lebih kokoh menghadapi kontestasi politik mendatang. Konsolidasi kader disebut menjadi kunci agar kerja politik tidak terputus di tengah jalan dan mampu diterjemahkan menjadi kenaikan suara serta kursi legislatif.
Risharyudi Yakin Peluang Terbuka
Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Risharyudi Triwibowo, menyatakan keyakinannya bahwa partainya punya peluang nyata untuk menembus DPR RI pada Pemilu 2029. Optimisme itu, menurut dia, bertumpu pada pengalaman pemilu sebelumnya yang menjadi bahan evaluasi sekaligus modal untuk memperbaiki strategi ke depan.
Risharyudi juga menyoroti komposisi kepengurusan yang didominasi kalangan muda dan perempuan. Bagi PKB, susunan tersebut bukan hanya soal representasi, tetapi juga energi baru untuk memperkuat kerja-kerja partai di tengah masyarakat. Dengan dukungan generasi muda dan perempuan, PKB Sulawesi Tengah menempatkan diri sebagai partai yang ingin terus tumbuh, lebih hadir di akar rumput, dan memberi kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


