Polres Donggala: Bangun Jembatan Darurat di Labuan Kungguma

Polres Donggala bekerja sama dengan satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dan TNI telah bergotong royong dalam membangun jembatan darurat guna memulihkan akses transportasi yang terputus akibat bencana longsor dan banjir bandang. Jembatan tersebut sangat penting karena menghubungkan Desa Labuan Kungguma di Kecamatan Labuan dengan Desa Wani III di Kecamatan Tanantovea. Operasi kemanusiaan ini melibatkan total 92 personel Polres Donggala, 102 personel Sat Brimobda Polda Sulteng, 30 personel TNI AD, 25 personel BPBD Donggala, serta tim kesehatan Bid Dokkes Polda Sulteng yang memberikan pelayanan medis kepada warga yang terdampak.

Kapolres Donggala, AKBP Angga Dewanto Basari, ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan jembatan darurat ini untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar, aman, dan sesuai sasaran. Menurut Kasi Humas Polres Donggala, Iptu Andhi Mardjianto, pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.

Data terakhir per 14 Januari 2026 menunjukkan bahwa banjir bandang di Desa Labuan Kungguma telah berdampak pada 258 kepala keluarga. Meskipun satu rumah hanyut dan jembatan penghubung antara Desa Wani III dan Desa Labuan Kungguma terputus, namun beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Langkah cepat Polres Donggala dan tim relawan membangun jembatan darurat ini merupakan upaya nyata dalam mendukung pemulihan akses transportasi dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait