PKB Puncak Harlah ke-28: Komitmen Kawal Amanat Ekonomi Konstitusi
JAKARTA, MAL – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merayakan puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 dengan menegaskan komitmennya bersama pemerintah dalam mengawal amanat ekonomi konstitusi yang tertera dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Mengusung tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”, acara tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, para anggota Kabinet Merah Putih, pimpinan partai politik, ulama, serta pengurus PKB dari seluruh Indonesia.
Komitmen Prabowonomic dan Apresiasi Gus Muhaimin
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas terus memberikan dukungan bagi PKB untuk berkontribusi dalam berbagai bidang strategis pemerintahan.
Menurut Gus Muhaimin, konsep Prabowonomic lahir dari kesungguhan Presiden dalam menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai dasar pembangunan ekonomi nasional. Ia juga menegaskan bahwa PKB memiliki komitmen yang sama dengan Presiden dalam menjaga hak-hak ekonomi rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan.
Terharu dengan Keseriusan PKB
Presiden Prabowo mengaku terharu dengan tema yang diangkat PKB dalam peringatan Harlah ke-28, menyatakan bahwa hal tersebut mencerminkan keseriusan PKB dalam menjaga arah pembangunan ekonomi sesuai amanat konstitusi. Prabowo juga menegaskan bahwa Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945 harus menjadi pedoman pemerintah dalam mengelola sumber daya alam Indonesia untuk kemakmuran rakyat.
Puncak Harlah ke-28 PKB menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan PKB dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional serta mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa melalui pengelolaan sumber daya alam yang berpihak kepada rakyat.


