Kafilah Korpri Sulteng Bersaing di MTQ Korpri Tingkat Nasional 2026
Sebanyak delapan peserta dari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Sulawesi Tengah (Sulteng) mewakili daerah mereka dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026. Mereka berkompetisi dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai provinsi di Indonesia dalam enam cabang lomba yang berlangsung 23–30 Agustus 2026 di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Dukungan Kaban BKD Sulteng
Kafilah Korpri Sulteng mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Asma Ul Husnasyah. Beliau tidak hanya hadir secara seremonial, namun juga turut mendampingi para peserta di sejumlah venue perlombaan. Hal ini menunjukkan komitmen dan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap prestasi dan partisipasi ASN dalam kegiatan nasional.
Pentingnya MTQ Korpri Nasional
Menurut Kaban BKD Sulteng, keikutsertaan dalam MTQ Korpri Nasional bukan hanya sekedar soal kompetisi dan meraih prestasi semata. Lebih dari itu, ajang ini menjadi momen untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun karakter ASN yang memiliki integritas, ketakwaan, dan moralitas tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang ditanamkan melalui partisipasi dalam kegiatan religi ini diharapkan dapat membawa manfaat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ketika jiwa dan pikiran terhubung dengan dimensi spiritual, maka setiap langkah dan keputusan yang diambil akan menjadi cermin dari kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Dengan total delapan peserta yang berkompetisi dalam enam cabang lomba berbeda, Kafilah Korpri Sulteng berupaya memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama Sulawesi Tengah. Dukungan dan doa dari masyarakat setempat diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para peserta hingga akhir acara. Semoga kehadiran mereka dapat menjadi inspirasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri dan pengabdian dalam berbagai ranah, termasuk dalam bidang keagamaan.


