Qodari: RI Ekspor Beras Perdana ke Malaysia – Langkah Berdaulat Pangan

Indonesia Mulai Ekspor Beras ke Malaysia

Jakarta – Ekspor beras Indonesia ke Malaysia menjadi langkah penting dalam upaya mencapai kedaulatan pangan dan memperluas pasar luar negeri. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa ekspor perdana ini membawa harapan baru bagi Indonesia dalam mengukuhkan peranannya di sektor pangan.

Potensi Ekspor Beras Indonesia

Nota Kesepahaman antara Indonesia dan Malaysia untuk ekspor 1.000 ton beras premium menunjukkan potensi ekspor hingga 200.000 ton dengan nilai Rp3,4 triliun. Langkah ini senada dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang semakin mengukuhkan kemandirian pangan bangsa.

Peningkatan produksi beras Indonesia, yang diproyeksikan oleh Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027, memberikan landasan yang kuat bagi ekspansi pasar ekspor. Indonesia, sebagai produsen beras terbesar keempat di dunia, terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi berasnya.

Stabilitas Pangan Nasional Tetap Prioritas Utama

Meskipun mengambil langkah ekspor ke Malaysia, pemerintah tetap menegaskan bahwa ketersediaan dan stabilitas pangan nasional tetap menjadi prioritas utama. Dengan stok beras mencapai 5,2 juta ton, Indonesia memastikan cadangan beras nasional aman hingga setidaknya Mei 2027.

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menekankan pentingnya peningkatan produktivitas berkelanjutan, menjaga harga yang terjangkau, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan petani sebagai fokus utama dalam pengembangan sektor pangan Indonesia.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait