Setda Kota Palu, melalui Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rahmad Mustafa, secara resmi melepas peserta QRIS Jelajah Kuliner 2026 Provinsi Sulawesi Tengah. Acara yang diselenggarakan di Lapangan Vatulemo, Kota Palu ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi sistem pembayaran dan mempromosikan kuliner daerah.
Pendorong Digitalisasi Pembayaran
Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah menjadi inisiator kegiatan ini dengan program inovatif yang mendukung transformasi digital. Pemerintah Kota Palu memberikan apresiasi atas upaya tersebut yang diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat melalui QRIS.
Transformasi Digital Menuju Perekonomian yang Kuat
QRIS Jelajah Kuliner bukan sekadar kompetisi, tetapi juga gerakan untuk mengedukasi masyarakat tentang sistem pembayaran digital yang cepat dan efisien. Hal ini diharapkan dapat memberikan dukungan kepada pelaku usaha, khususnya UMKM, dalam meningkatkan daya saing dan memberikan pelayanan yang lebih baik.
Pemerintah Kota Palu turut serta dalam mendukung digitalisasi yang dilakukan Bank Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya TP2DD Pemerintah Kota Palu untuk mendorong transaksi nontunai di berbagai sektor guna memperkuat perekonomian dan memberdayakan masyarakat.
Rahmad Mustafa menyatakan bahwa kegiatan QRIS Jelajah Kuliner diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kuliner lokal, meningkatkan omzet UMKM, dan memposisikan Kota Palu sebagai daerah yang adaptif terhadap ekonomi digital.
Kompetisi Memperkenalkan Kuliner Khas Sulawesi Tengah
Sejumlah 10 tim terbaik yang berkompetisi di acara ini akan menjadi perwakilan Sulawesi Tengah dalam ajang tingkat wilayah dan berpotensi untuk berlaga di tingkat nasional guna mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia, khususnya dari Sulawesi Tengah.
Source link

