Reny Ingatkan Nakes Responsif dan Jaga Komunikasi Baik

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., meminta jajaran kesehatan di Kabupaten Banggai memastikan masyarakat memperoleh pelayanan tanpa merasa dipersulit. Menurut dia, pengalaman pasien saat berhadapan dengan fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dari kualitas layanan pemerintah.

Pesan itu disampaikan Reny ketika berdialog dengan tenaga medis dari puskesmas se-Kabupaten Banggai di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Kamis (1/10/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi pelayanan, kebutuhan fasilitas dan peralatan, serta kendala yang dihadapi tenaga kesehatan di lapangan.

Respons dan komunikasi menjadi perhatian

Reny menilai mutu pelayanan kesehatan tidak cukup diukur dari ketersediaan gedung, peralatan medis, dan tenaga kesehatan. Cara petugas menyambut pasien, merespons kebutuhan, serta menjelaskan persoalan yang muncul juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat yang mendatangi puskesmas maupun rumah sakit umumnya sedang membutuhkan pertolongan. Karena itu, pasien dan keluarga harus memperoleh perhatian serta penjelasan yang baik mengenai kondisi maupun proses penanganan yang dijalani.

“Jangan sampai masyarakat yang datang mencari pertolongan justru merasa dipersulit. Sebaliknya, setiap warga yang membutuhkan pelayanan harus mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai dengan kebutuhannya,” tegas Reny.

Ia juga meminta petugas tidak mengabaikan keluhan masyarakat. Perkembangan media sosial, kata Reny, membuat pengalaman seseorang ketika menerima pelayanan kesehatan dapat dengan cepat diketahui publik.

“Sekarang banyak hal yang cepat menjadi viral di media sosial. Karena itu, kita harus semakin berhati-hati dalam memberikan pelayanan. Layani masyarakat dengan baik, komunikasikan setiap persoalan, dan jangan biarkan masyarakat merasa tidak mendapatkan perhatian,” pesannya.

Kendala layanan diminta segera dikoordinasikan

Menurut Reny, persoalan di fasilitas kesehatan tidak semestinya berhenti sebagai masalah teknis yang ditanggung sendiri oleh petugas. Keterbatasan peralatan, tenaga, atau kebutuhan pelayanan lainnya perlu segera dikomunikasikan agar tidak menghambat hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan.

“Kalau ada permasalahan di daerah, tetap koordinasikan dengan saya melalui WA grup. Kita cari solusi bersama agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Selain menekankan sikap responsif, Reny mendorong peningkatan kelengkapan peralatan kesehatan di Kabupaten Banggai. Ia mengatakan fasilitas yang memadai akan membantu tenaga kesehatan memberikan penanganan sesuai kebutuhan pasien.

“Peralatan kesehatan yang ada perlu terus dilengkapi dan ditingkatkan. Dengan fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Reny menegaskan, puskesmas dan rumah sakit menjadi titik awal masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam bidang kesehatan. Karena itu, profesionalisme tenaga kesehatan perlu berjalan bersama kepedulian terhadap pasien.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai kepada Nurmasita Datu Adam.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait