Seleksi Calon Hakim Agung: 78 Peserta Daftar untuk Pos Ad Hoc
Pendaftaran Baru Dua Hari, Sudah 78 Nama Masuk
Komisi Yudisial (KY) mencatat antusiasme awal dalam seleksi calon hakim agung (CHA) serta hakim ad hoc HAM dan ad hoc tipikor tahun 2026. Hingga hari kedua pendaftaran daring, total 78 peserta sudah resmi mendaftar. Angka ini menunjukkan proses rekrutmen hakim tingkat tinggi tersebut mulai menarik perhatian para calon dari berbagai latar belakang.
Pendaftaran dibuka melalui situs resmi KY sejak Kamis (26/3/2026). Meski baru berjalan singkat, jumlah peminat di sejumlah jalur seleksi sudah terpantau cukup ramai. KY juga menyebut informasi resmi terkait pembukaan seleksi ini akan disampaikan dalam konferensi pers pada Senin (30/3/2026).
Rincian Pendaftar di Tiga Jalur Seleksi
Dari 78 pendaftar yang tercatat, sebanyak 30 orang mendaftar sebagai calon hakim agung secara daring. Sementara itu, 11 peserta tercatat di jalur calon hakim ad hoc HAM, dan 30 peserta lainnya memilih jalur calon hakim ad hoc tipikor. Data pendaftaran juga memuat pembagian antara jalur karir dan nonkarir, serta informasi mengenai jenis kelamin, pendidikan, dan profesi para pendaftar.
Meski angka pendaftar terus bergerak, KY masih membuka kesempatan bagi masyarakat hukum yang memenuhi syarat hingga 16 April 2026. Dengan masa pendaftaran yang masih panjang, komposisi peserta diperkirakan akan berubah seiring bertambahnya pelamar di masing-masing kategori.
KY Tekankan Seleksi Harus Transparan dan Independen
Komisi Yudisial menegaskan bahwa proses seleksi ini dijalankan secara transparan dan independen. Prinsip itu menjadi penting karena hasil seleksi akan menentukan pengisian kebutuhan Mahkamah Agung, terutama pada posisi-posisi yang menuntut integritas dan kapasitas hukum yang tinggi. Dalam konteks ini, seleksi calon hakim agung dan hakim ad hoc bukan sekadar proses administratif, melainkan juga bagian dari upaya menjaga kualitas peradilan di Indonesia.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


