KSP Siap Tindak Lanjuti Masukan MRPTNI
Kantor Staf Presiden (KSP) siap untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Tujuannya adalah untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional melalui koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Program Prioritas Nasional
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyampaikan komitmen KSP dalam menjembatani komunikasi antarpemangku kepentingan. Hal ini bertujuan agar persoalan-persoalan kompleks yang melibatkan banyak pihak dapat diselesaikan secara bersama-sama. Dudung menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menguatkan program strategis pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, MRPTNI mengangkat empat isu prioritas, antara lain penyelenggaraan Pendidikan Program Dokter Spesialis (PPDS), dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan, penguatan kemandirian perguruan tinggi, serta kontribusi akademisi dalam pengelolaan sumber daya alam.
MRPTNI memperhatikan beberapa kendala terkait PPDS, seperti distribusi dokter spesialis yang belum merata, tingginya biaya pendidikan, dan perlunya penyelarasan antara sistem pendidikan universitas dan rumah sakit. Untuk itu, mereka mengusulkan pengembangan rumah sakit pendidikan milik perguruan tinggi sebagai solusi jangka panjang.
Koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga Terkait
Dudung menegaskan bahwa berbagai rekomendasi yang disampaikan oleh MRPTNI akan didiskusikan lebih lanjut dengan kementerian dan lembaga terkait. Hal ini dimaksudkan agar implementasi kebijakan pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh para rektor dari 11 perguruan tinggi negeri anggota MRPTNI. Saat ini, MRPTNI menaungi 144 perguruan tinggi negeri, termasuk perguruan tinggi akademik, vokasi, dan universitas Islam negeri.


