Tips Cegah Infeksi untuk Pemotong Hewan Kurban

Kiat Mencegah Infeksi bagi Pemotong Hewan Kurban

Mendekati Hari Raya Idul Adha, tentu banyak di antara kita yang akan bertugas menyembelih hewan kurban. Namun, perlu diingat bahwa pekerjaan ini juga membawa risiko infeksi bagi kulit. Dermatolog Dr. Arini Astasari Widodo memberikan beberapa kiat untuk mencegah masalah kulit dan risiko infeksi saat menyembelih hewan kurban. Simak informasinya di bawah ini:

Perlindungan Utama

Dr. Arini menyarankan agar para pemotong hewan kurban menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan tahan air, sepatu bot, dan pakaian lengan panjang. Hindarilah kontak langsung darah atau cairan tubuh hewan dengan kulit terbuka. Jika terdapat luka kecil di tangan, sebaiknya ditutup terlebih dahulu dengan plester tahan air sebelum bekerja.

“Paparan kotoran, darah, atau cairan dari hewan yang disembelih dapat memicu iritasi kulit. Jaga kebersihan kulit saat menangani hewan kurban untuk menghindari infeksi bakteri seperti impetigo, selulitis, folikulitis, dan abses kulit,” ungkap Dr. Arini.

Pencegahan Lanjutan

Lebih lanjut, dr. Arini menekankan pentingnya menjaga kebersihan saat bekerja dengan hewan kurban. Vaksinasi tetanus juga disarankan sebelum menjalankan tugas untuk meningkatkan perlindungan dari infeksi. Selain itu, hindari menyentuh wajah, mata, atau mulut saat bekerja guna meminimalkan risiko infeksi.

Setelah proses penyembelihan dan pemotongan hewan kurban selesai, pastikan untuk mencuci tangan dan membersihkan bagian tubuh yang kotor. Jika terjadi iritasi kulit akibat paparan darah atau kotoran hewan, segera bersihkan area terdampak dengan air mengalir dan sabun lembut.

Bila mengalami luka akibat sayatan pisau, tekan bagian yang terluka menggunakan kasa atau kain bersih untuk menghentikan pendarahan. Jangan lupa untuk membersihkan luka dengan air mengalir dan antiseptik ringan. Jika luka cukup dalam atau terjadi tanda infeksi, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait