Upaya Palu Mendukung Penanganan Kasus Stunting

Palu Berkomitmen Menangani Kasus Stunting dengan Intensif

Pemerintah Kota Palu menunjukkan komitmennya dalam mengatasi kasus stunting yang saat ini mencapai 1.022 kasus di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Rochmat Jasin.

Langkah Preventif dan Edukasi

Rochmat Jasin menekankan pentingnya langkah-langkah preventif, mulai dari perempuan usia remaja, calon pengantin, hingga masa kehamilan, untuk mencegah stunting. Salah satu faktor pemicu stunting adalah pernikahan usia dini, sehingga perlu adanya peran keluarga dan edukasi bagi remaja untuk tidak terburu-buru menikah.

Selain itu, fokus juga diberikan pada program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan dua intervensi utama, yaitu pemenuhan gizi spesifik dan sensitif. Melalui keterlibatan petugas puskesmas dan kader posyandu, diharapkan pemberian layanan kesehatan, pengukuran berat badan, dan pemberian makanan tambahan (PMT) dapat dilakukan secara optimal.

Kerjasama Antar Instansi

Pihak Pemerintah Kota Palu juga bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di tingkat kecamatan melalui program dapur sehat untuk mencegah kasus stunting. Hal ini dilakukan untuk memastikan generasi muda memiliki perkembangan fisik dan mental yang baik guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul di masa depan.

Dengan berbagai langkah preventif, edukasi, dan kerjasama lintas sektor, diharapkan penanganan kasus stunting di Kota Palu dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan generasi emas Indonesia.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait