Wabup Morowali Buka Latsar CPNS 2026: Peserta 202 Ikuti

Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, membuka secara resmi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Morowali Tahun 2026 yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi 202 peserta CPNS, yang terdiri dari tenaga teknis dan tenaga kesehatan, sebelum mereka masuk lebih jauh ke dalam sistem kerja birokrasi daerah.

Latsar Jadi Gerbang Awal Pembentukan ASN

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala BKPSDMD Kabupaten Morowali, serta para peserta Latsar CPNS turut hadir. Kehadiran para pejabat ini menegaskan bahwa pembinaan ASN baru dipandang sebagai agenda penting, bukan sekadar seremoni rutin.

Kepala BKPSDMD Kabupaten Morowali, Asep Haerudin, menjelaskan bahwa Latsar CPNS dirancang untuk membentuk aparatur yang memiliki kompetensi dasar, integritas, dan profesionalisme. Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut memahami pekerjaan teknis, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap tugas pelayanan kepada masyarakat.

Peserta Dibekali Empat Tahap Pembelajaran

Asep menyebutkan, Latsar CPNS Tahun 2026 dibagi ke dalam lima angkatan dengan pola pembelajaran yang mencakup pembelajaran mandiri, distance learning, aktualisasi, dan pembelajaran klasikal. Susunan ini diharapkan membuat peserta tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam lingkungan kerja masing-masing.

Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, dalam sambutannya menekankan bahwa Latsar merupakan tahapan penting dalam membentuk ASN yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa CPNS akan dibekali nilai akuntabilitas, nasionalisme, komitmen mutu, dan anti korupsi sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Disiplin dan Tanggung Jawab Ditekankan Sejak Awal

Iriane juga meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin dan rasa tanggung jawab, karena mereka adalah generasi penerus birokrasi Pemerintah Kabupaten Morowali. Menurutnya, kualitas aparatur di masa depan sangat ditentukan oleh kesungguhan peserta dalam menyerap setiap materi pelatihan.

Acara pembukaan ditutup dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan CPNS sebagai tanda dimulainya rangkaian pelatihan. Momen itu sekaligus menjadi penanda bahwa 202 peserta tersebut resmi memasuki fase pembinaan awal sebelum mengemban tugas sebagai ASN di Kabupaten Morowali.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Berita POpuler

Berita Terkait