PKS Sulteng Tutup Milad ke-24 dengan Sederhana Namun Meriah
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulawesi Tengah menutup perayaan milad ke-24 secara simbolis namun sarat dengan makna. Acara puncak tersebut berlangsung di Aula DPTW dan dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Wakil Gubernur Sulteng, dr Hj Reny Lamadjido, serta sejumlah pimpinan parpol dan organisasi masyarakat.
Apresiasi dan Pengakuan atas Peran PKS
dr. Reny Lamadjido memberikan apresiasi atas peran PKS sebagai partai pengusung yang memiliki banyak nilai kebaikan. Ia menilai bahwa acara tersebut, meskipun sederhana, terasa meriah dan penuh dengan makna.
Di sisi lain, Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyuddin, menyebut bahwa PKS tetap eksis berkat peran aktif seluruh anggota dan pendukungnya. Ia juga menyoroti jasa para pendahulu yang telah berjuang membesarkan partai ini dalam kondisi terbatas.
Perjalanan 24 Tahun Berkhidmat
Ustadz Wahyu, seperti yang biasa dipanggil, menyampaikan bahwa selama 24 tahun perjalanan PKS berkhidmat, banyak perjuangan, keringat, dan air mata yang turut mengalir. Bahkan, para anggota dan pimpinan partai tidak jarang “berdarah-darah” demi idealisme yang dibawa.
Beliau juga mengingatkan betapa sulitnya kondisi partai di masa awal berdiri, namun semangat dan tekad untuk terus berjuang tidak pernah pudar. Bahkan, dalam kesederhanaan tersebut, mereka masih mampu menciptakan warna dan semangat yang membara.
Ustadz Wahyu juga mengajak seluruh anggota PKS untuk terus bersyukur atas segala kenikmatan dan anugerah yang diberikan, serta tak pernah lelah dalam berkhidmat. Ia juga mengajak untuk terus mendoakan para pendahulu yang telah berjasa dalam membesarkan partai.


