Warga Banggai Kepulauan Tolak Tambang Batu Gamping, Sri Atun Siap Perjuangkan Aspirasi
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Sri Atun, mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat selama kunjungan daerah pemilihan (kundapil) di Desa Kombutokan, Kecamatan Totikum, Banggai Kepulauan. Dalam dialog tersebut, warga menolak tambang batu gamping dan menuntut perbaikan infrastruktur desa serta jalan lingkar.
Dialog Kritis dengan Masyarakat
Acara yang dihadiri sekitar 100 peserta, termasuk tokoh masyarakat setempat, berlangsung di Balai Rakyat Desa Kombutokan. Sri Atun menjelaskan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus mendengarkan masukan dari warga terkait isu-isu penting.
Warga menyoroti perlunya perbaikan jalan usaha tani, peningkatan kualitas jalan lintas desa, dan perbaikan Jalan Lingkar Peling guna mendukung aktivitas ekonomi. Selain itu, penolakan terhadap tambang batu gamping juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan ini.
Aspirasi yang Dikawal
Sri Atun menegaskan bahwa masukan dari masyarakat akan menjadi bahan pengawasan DPRD dan akan diusahakan melalui pembahasan program dan anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ia berkomitmen untuk menjadikan aspirasi tersebut sebagai perhatian utama pemerintah dan akan diwujudkan secara bertahap sesuai prioritas pembangunan, termasuk isu penolakan terhadap tambang batu gamping.
Masyarakat juga mengusulkan bantuan alat pertanian, bibit perkebunan, program pemberdayaan UMKM, bantuan ternak, dan bantuan untuk lembaga keagamaan serta program sembako murah bagi warga. Semua usulan tersebut akan diperjuangkan untuk diimplementasikan demi kesejahteraan masyarakat.
Secara keseluruhan, kunjungan tersebut memberikan gambaran yang jelas mengenai kebutuhan dan aspirasi masyarakat di Banggai Kepulauan. Upaya perbaikan infrastruktur, penolakan tambang batu gamping, dan program-program bantuan menjadi prioritas yang akan diupayakan untuk direalisasikan demi kemajuan daerah tersebut.


